Beranda Sumatera Selatan 5 Tips agar UMKM Sukses Bisnis di Bidang Fashion Pakaian

5 Tips agar UMKM Sukses Bisnis di Bidang Fashion Pakaian

96
0

Banyak tantangan yang dihadapi oleh Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya yang berkecimpung di dunia fashion atau mode pakaian.

Selain mengadu keterampilan dalam berbisnis, industri fashion pun menuntut kreativitas para para pegiatnya.

Tren yang terus bergerak secara dinamis, dan berbagai nama besar yang sudah dipercaya dalam dunia fashion menjadi tantangan bagi UMKM untuk bisa bersaing.

Sudah dirangkum oleh Kompas.com, berikut lima tips agar UMKM di bidang fashion pakaian sukses dan mampu bersaing di industri ini.

1. Bangun Karakter dan Branding yang Kuat
Di tengah industri yang kompetitif, UMKM yang berkecimpung di ranah fashion khususnya pakaian perlu memiliki karakter dan branding yang kuat.

Terapkan karakter dan branding milikmu terhadap produk yang dihasilkan. Kerahkan kreativitas, bisa dimulai dari detail pakaian yang unik, potongan yang khas, atau logo nama brand yang mudah diingat oleh konsumen.

Terlebih lagi, apabila aspek ini dipadukan dengan strategi pemasaran yang baik, maka bukan tidak mungkin UMKM akan berhasil mengembangkan bisnisnya setara dengan brand besar di industri fashion.

2. Ikuti Tren, Hindari Menjiplak
Sadar dan paham akan tren fashion pakaian yang sedang digandrungi sangat perlu, selain untuk jangkauan konsumen yang besar, juga untuk prospek penjualan produk yang luas.

Akan tetapi, hindari mengikuti secara seksama produk milik brand lain, gunakan karakter khas dari brand milikmu sebagai nilai jual produk pakaianmu.

3. Bangun Relasi
Selain dari sisi produksi kreatif, bisnis UMKM di bidang fashion pakaian juga memerlukan observasi dan relasi yang luas.

Bangun dan perkuat relasi dengan UMKM lain yang serupa, hal ini perlu untuk menambah wawasan serta skill dalam membaca kondisi pasar di industri fashion itu sendiri.

4. Gunakan Bahan yang Berkualitas
Pakaian merupakan kebutuhan sehari-hari, oleh sebab itu pemilihan bahan perlu diperhatikan.

Bahan sangat berpengaruh terhadap kualitas produk pakaian. Selain itu, sesuaikan jenis bahan terhadap penggunaan pakaian yang diproduksi.

Sebagai contoh, hindari menggunakan bahan yang menyerap panas untuk produk pakaian yang akan dipasarkan di iklim Indonesia yang tropis.

5. Potongan Pakaian yang Sesuai
Pelajari terlebih dahulu bentuk dan proporsi potongan pakaian yang sesuai dengan target konsumen.

Aspek teknis ini sangat krusial, sebab potongan pakaian, ukuran, dan kualitas jahitan yang pas ini berpengaruh terhadap kepuasan konsumen saat mengenakan produk pakaianmu.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini